Kehawatiran keadaan anak –anak siswa sekarang ini makin memprihatinkan, katanya pendidikan mulai bagus malah sifat, sikap,
adab, akhlak dan tatakrama anak-anak sekarang sudah jauh menuju negatif kalau
saya sebutkan, memang di waktu masa saya juga sebagai anak-anak bandel tapi
masih ada saling menghargai orang tua. Sepert contoh kecil: waktu saya lewat
guru aja kita menepi dan pura2 sembunyi. tapi sekarang ini jangankan menyingkir
dari jalan merokok saja bisa di depan gurunya dan menawarka pula tuh. Apa zaman
ini memang seharusnya dah kayak gini ya...?
Kita sekarang membahas tentang guru, saya di bangku kuliah diajarkan bahwa
guru adalah pendidik bukan sekedar pengajar saja itulah yang tertanam dipikiran
saya. Apa sekarang ini semua guru berpikiran dia sebagai pendidik dan pengajar
atau cuman sepintas pikiran saja tanpa melakukannya? Saya tanyakan beberapa
guru juga, sebenarnya mereka pingin
melaksanakan mendidik juga bukan sekedar mengajar saja. Alasan yang paling
banyak adalah sekarang ini dia tidak mau
mendidik karena kekurang ajaran anak-anak sekolah zaman sekarang yang gak mau
didik alias gak mau dengarkan nasehat lagi memang ada sebagian kecil yang masi
mau tapi yang mendominasi adalah yang tidak mau diajar. Katanya sih itu
diakibatkan salah satu undang-undang perlindungan anak dinegara ini yang
mentimang-timang anak-anak sekarang ini walau disikap yang salah. Dan tidak
adanya undang-undang perlindungan untuk guru. Sehingga anak-anak sekarang
leluasa melakukan sesuatu hal yang buruk sekalipun karena tidak ada yang berani
menghukum dengan tegas lagi. Saya teringat terhadap kata-kata orang tua di
waktu saya kecil “Guru atau Orang Tua marahin atau mungkul (menghukum) kita itu tanda sayang”
Coba anda pikirkan sejenak Apa mau guru atau orang tua kita menghukum kita
kalau kita bersikap baik dan tidak ada buat masalah? Gak mungkin karena guru
dan orang tua kita adalah orang terdidik kecuali ada kelaian pada guru itu. Dan
coba pikirkan lagi apa nanti anak-anak sekarang ini yang kurang terdidik
menjadi orang tua yang terdidik dan bisa mendidik? Apa kita nanti tanpa
terdidik kita akan seperti hewan yang bebas menerkam siapa saja. Coba lihat
buktinya banyak diberitakan orang suami istri saling bunuh –membunuh, mutilasi dan
lain-lain. Kalau menurut saya itu diakibatkan karena tidak terdidik dari sikap
yang saling menghargai dan menghormati dll.
Sekarang semangat juang mendidik guru makin lama- makin menurun karena
ketakutakan akan membuat kesalahan- kesalahan kecil yang berakibat fatal yang
bisa saja menjebloskan kepenjara. Makanya sekarang guru-guru sekarang kurang
mau melakukan mendidik dan hanya melakukan sebatas mengajar saja, dan
seterusnya uru tidak akan mempedulikan dapat atau tidak dapatnya
pelajaran,paham atau tidak pahamnya siswa terhadap pelajaran kemungkinan
nantinya guru tidak akan penduli lagi.
Bagaimana nanti keadaan anak bangsa ini yang tidak terdidik lagi, dan akan
menjadi bangsa yang hancur akibat anak bangsanya yang tidak terdidik. Siapa
yang akan disalahkan kalau negara dan warganya sudah tak terdidik, dan tidak
terhambat kemungkinan warganya akan tidak teratur dan mudah terpropokasi atau
terpengaruh dari luar. Apa kita akan
tidak sadar? Kapan lagi kita sadar..? Apa mau kita Allah SWT yang akan memberi hukuman seperti bencana
kepada kita supa kita sadar. Yang akhir- akhir ini jadikanlah sebagai
peringatan. Jangan tunggu yang lebih
dasyat untuk kita menyesaltanpa ada guna menyesai itu.
Sebgai saran saya kalau memanglah pemerintah tidak mengeluarkan undang-undang
perlindungan guru sebagai hak memberi sanksi terhadap siswa. Alangkah baiknya
Sekolah atau Yayasan mebuat Peraturan sendiri yang transparan dan mendidik dan
disetujui semua pihak yang berkepentingan disekolah misalnya Komite sekolah
selaku orang tua dan wali Siswa. Sehingga guru atau pihak seklah dengan leluasa
bisa mendidik siswanya dan memberi hukuman yang semestinya kepada siswa. Dan
tidak ada campurtangan dari luar baik orang tua asli atau saudara-saudaranya
karena di sekolah sebagai orang tua adalah guru-guru yang ada disekolah itu.
0 komentar:
Posting Komentar